Guru berkata : "Linea(Ok, teachers usually call me Linea), kamu ga minat ikut olimpiade Matematika?"
Gw diem, dan masih dalam keadaan tenang karena gw kira, Ibu cuma asal bertanya. Gw cuma membalas senyum, dan belum sempat menjawab, Ibu langsung bertanya lagi.
Guru : Kamu mau ga ikut pelatihan, ya siapa tau bisa ikut olimpiade, atau lomba-lomba matematika?
Tiba-tiba gw memikirkan banyak hal yang diamanahkan kepada gw. Dan dengan modal pikiran itu, gw menjawab pertanyaan Ibu :
"Tapi Bu, yang ikut olim itu yang kemarin dipanggil di speaker kan Bu."
Entah mau menyenangkan hati gw, Ibu langsung bilang :
"Tenang aja Lin, Ibu udah daftarin kamu kok."
DEG. Jujur, saat itu emang bukan cuma gw yang ditawari "kesempatan" itu. Ada 4 anak yang Ibu tawari. Gw masih diem, sebenernya saat itu pikiran gw langsung campur aduk.
Ibu juga berpesan pada salah satu temen gw (kebetulan cowok) yang ditawari.
Ibu : "Jadi kamu mau serius ikut pelatihan ga? jangan sampe kamu ga dateng udah Ibu daftarin, malu-maluin Ibu aja nanti. Kalo ga serius, lebih baik gausah dari sekarang."
Semakin bingung.
Akhirnya, sepulang sekolah, gw ke sekret untuk istirahat dan mengistirahatkan pikiran gw, ga lama, ada Reka dan Adam (yang gw tau adalah anak olim mate) nyari gw. Mereka bilang, gw dicari sama Bu 'Nung, akhirnya gw ke ruang guru dengan berharap gw bisa menjelaskan keadaan sebenarnya gw. Tapi ternyata, gw malah dikasih 50 soal matematika dan dikabarkan bahwa besok ada tes jam 9.
Astaghfirullahaladzim.
Gw bingung gw harus apa, gw nahan sesek. jujur kawan, gw belum siap. H-1 diberitahu, dan gw adalah Arin, anak yang belum kenal dan belum bersahabat dengan Olimpiade matematika.
Jika boleh gw bilang, hubungan gw dengan pelajaran matematika itu, gw bisa karena belajar karena paham materi yang diajarkan. sebatas itu. dan Alhamdulillah gw dikasih nikmat oleh Allah untuk lebih menangkap cepat pelajaran yang diberikan dalam hal matematika ini.
Back to the point.
Setelah itu, gw masih berpositive-thinking bahwa apa yang gw pegang sekarang, bisa gw kerjain. Gw bakal usaha bisa. Untuk menenangkan keadaan gw itu, gw embasis dulu dan balik lagi ke sekolah untuk Mentoring Plus. Nah, disinilah gw dapet solusi dari Mentorku sayang :D
"Kalo teteh jadi Arin, teteh tetep hadapi, tapi bukan berarti nekad, liat dulu ikhtiar malem ini, kan Arin bakal berusaha keras dulu kan? Setelah itu liat deh, pasti guru juga ga akan maksa arin dan kapasitas arin kok."
Sip. Tekad, bukan nekad. Solusi teteh memang yang paling mungkin gw lakukan malem ini.
Sampailah sekarang, dengan niat sungguh-sungguh, gw buka deh tuh soal yang tadi sempet dibaca tapi satupun ga bisa gw jawab >o< Bercerita tentang olimpiade, apalagi soal matematika. Gw punya kisah tersendiri tentang bidang-bidang ini, Intermezzo ya kawan.
Kelas 4A SDN Polisi 4 Bogor, di ruang lt. 2
"Assalamu'alaikum anak-anak, kalian dikumpulkan di sini karena kalian berhasil mewakili sekolah untuk mengikuti tes MIPA agar bisa ikut dalam pelatihan olimpiade sampai tingkat Internasional bahkan."
Subhanallah, Alhamdulillah..
"Jadi, yang mau bidang matematika duduk di sebelah kanan, dan yang IPA, duduk disebelah kiri."
Jujur, gw lebih minat pada matematika saat itu. Gw duduk di sebelah kanan. Setelah terbagi dua, hasilnya, anak matematika itu terlalu banyak, dan entah kenapa jadi begini, gw dan salah satu temen gw disuruh suit (you know, suit jepang gt2) untuk meentukan siapa yang tetap di matematika. DAN GW KALAH SUIT. Terdengar klise dan tak cukup adil untuk pemilihan IPA-Matematika, tapi inilah, IPA lah takdirku. Jalan Allah, siapa yang tau? Gw emang sempet kecewa, tapi siapa tau ini jalan gw menuju sukses?
Alhamdulillah, gw bisa lolos dan ikut berlatih bersama temen-temen sekolah lain di KPM, sebagai anak IPA. Di sini juga gw ketemu saudara tersayang gw, Nasya Dwi Ariestanti dan Nabila Dhyan Azraini yang akhirnya masuk SMP, kita sekelas :) Gw jadi lebih menekuni bidang IPA dibanding matematika, tapi bukan berarti mengabaikan, gw masih seneng matematika dan sangat antusias dalam pelajaran matematika. Gw emang suka matematika. Selama SMP pun, lomba-lomba MIPA yang diadakan, gw memilih cari yang IPA, khususnya Biologi, ini juga menunjang cita-cita gw pengen jadi dokter. Mulai dari sekarang diasah. Begitu.
Hingga masa SMA tiba, gw sempet berminat ikut pelatihan Biologi, dan karena suatu dan lain hal, gw meng-cancel pelatihan itu. Eh.... ternyata eh ternyata, ga ikut Biologi malah dikasih matematika. Sungguh kesan pertamaku, "andai, gw masih SD."
Setelah sekelumit pikiran gw tentang matematika, setelah gw mengingat kenangan-kenangan Sekolah Dasar gw, setelah gw memohon untuk diberi pandangan yang terbaik oleh-Nya, dan setelah Mama tersayangku berkata, "Jangan paksain diri, inget kemampuan diri sendiri, yang rasional aja mikirnya sekarang, H-berapa jam bisa ga kamu?"
Bismillahirrahmaanirrahiim. Gw memang harus memilih. Mungkin kalian sudah bisa menyimpulkan apa yang gw pilih. Maaf jika penyemangat sudah kecewa sama sikap gw :( tapi gw tau diri, gw memang belum siap dan gw ga mau paksain itu. Afwan, sebesar-besarnya...
dan gw ceritakan keputusan gw kepada seorang sahabat..
"Arin, tetep semangat ya belajar matenya, demi FK UI :)"
Terima kasih untuk Tika, kata-kata sms terakhirmu membuatku tetap mempertahankan senyumku hari ini :)
Gw akan tetap suka dengan matematika, gw akan tetap mengejar ilmu-ilmu di dalamnya untuk bisa bermanfaat nantinya, walau gw tidak termasuk komunitas itu.
Saturday, 30 January 2010
Ini Soal Pilihan
Thursday, 7 January 2010
Cerita Akhir Tahun Versi Mereka
Assalamu'alaikum wr.wb.
Lagi blogwalking malem-malem, ada lebih dari 2 blog tapi postingannya ada yang "satu versi" jadi gw memutuskan untuk merekapnya di postingan gw kali ini.
Tentang cerita akhir tahun 2009 gw yang emang ga sespesifik 2008, tapi melihat beberapa blog sahabat-sahabat gw, itu sudah mewakili 'review' gw selama 2009 :)
Yang lagi nganggur silakan baca (sekalian promosi blog mereka^^)
1. Punya Mamih Dyah : Reborn
2. Punya Atitoss : Old School Jan-Jun dan Old School Jul-Des
3. Punya Winnie : review kehidupan winnie selama 6 bulan terakhir!*plus momen2 tambahan!*
4. Punya Laila : Omoide wa itsumo kirei
5. Punya Natan : Tahun Baru, Harapan Baru :)
6. Ada lagi yang mau dibagi? comment ya :)
Oiya gw dapet award dari ade blogger gw, Inas, Terimakasih ya Nas :D
Dan gw kasih award ini ke :
1. Natan
2. Irsyad
3. Teh Fitria
4. Ada lagi yang mau?
Keep writing ! :D
Wassalam.
Baca terus ya...
Friday, 1 January 2010
Tahun yang Baru
DAARRR DUAAAR DUG JLEGAAAR !
Suara-suara itu yang terdengar olehku yang sedang berdiam diri di kamar, dengan laptop tersayang. Berbagai chat di yahoo-messanger pun masuk, memang tak lain dan tak bukan, ucapan "Selamat Tahun Baru 2010...!" What? 2010? Syukur alhamdulillah, aku masih diberi umur sampai setua ini. Ya, aku merasa tua, melihat keadaan bumi sekarang apalagi.
Kembali merenung suara-suara itu. Hah, entah mengapa aku tidak tertarik untuk bergabung dalam komunitas 'bahagia sejenak' itu, kali ini. Lebih senang sendiri di sini, dihadapan laptopku, mengenang, me-review, dan menghabiskan sisa-sisa 2009 :')
Memang tidak seperti 2008, yang kutuliskan berdasarkan bulan, tapi semoga, review ini bisa menjadi salah satu motivatorku selama 'berjuang' dan bahkan menjadi salah satu 'remainder' ku ketika aku mulai keluar jalur.
2009.
Kawan, ingatkah kamu 20 januari 2009 itu?
:) ga ada lagi yang perlu dijelasin, ini sudah menjadi bagian indah di awal tahun!
tetapi menjadi akhir perjalanan di spensaku tercinta.
13-17 Juli 2009 bahkan sampai sekarang :)
Subhanallah, Alhamdulillah, ALLAHU AKBAR!
Tahun pertamaku di SMA, SMA yang selama ini aku dambakan, yang disetiap doa aku sebutkan, yang selalu bisa kulihat di pagi maupun sore harinya dengan hati berharap-harap cemas. Allah, terima kasih atas nikmat-Mu :')
Masih banyak yang akan ku alami di sekolah kehidupan ini, semoga aku termasuk golongan orang-orang yang mengerti benar arti dari sebuah hikmah! Amin.
Belajar membuka mata, mata hati.
Kau seorang wanita, Rin. Akhwat. Ya Allah, Terima kasih atas ketukan-Mu pada hatiku, untuk menjaga kehormatanku, menjaga hijabku.
Banyak orang-orang baru di 2009 yang membawaku berubah, tentu ke arah yang lebih baik, Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah... semoga kalian mendapatkan balasan dari-Nya :)
Ya Rabb, izinkan aku perbaiki diriku di tahun 2010 ini, aku memang tak tahu kapan hembusan terakhir nafasku, namun semoga hembusan nafasku di 2010 ada dalam jalan-Mu selalu
Terima kasih untuk teman-temanku, yang ada di kehidupan 2009ku, yang membuatku terseyum :)
dan ku tutup tahun 2009 dengan hati tenang, suasana sekitar yang ramai tidak menggoyahkan ketenanganku di kamar yang tidak terlalu besar ini, dengan mengucapkan Segala Puji Bagi Allah Tuhan Semesta Alam, bersiap awali 2010 dengan membaca Bismillahirrohmaanirrohiim! :D Baca terus ya...
Sunday, 27 December 2009
Sang Pemimpi
Well, well, well, liat dari judulnya aja kayaknya udah pada tau gw mau cerita apa. Yap, tak lain dan tak bukan yaitu tentang Sang pemimpi(sakali)
Sang pemimpi yang bagaimana?
Lagi -lagi gw nonton sama Natan, duaan lagi. Film ini benar-benar membuat gw meningkatkan kuantitas mimpi gw, pertanda baik apa buruk? Bermimpi itu mudah, menurut gw. Yang bikin gw takut adalah mimpi itu selamanya akan menjadi mimpi, dan jika terus-menerus berwujud mimp, who cares? Pastikah orang 'melihat'mu?
Gw inget TAKBIR 2009, waktu ada narasumber yang memberi saran kepada para pemimpi untuk menuliskan 100 keinginan yang ingin dicapai, dan jika sudah terealisasikan, maka coretlah!
Gw tertarik banget setelah mengeatahui saran itu, tadinya gw mau nulis 100 point itu, masalahnya minat gw menulis tidak sejalan dengan kuantitas mimpi gw, ga sampe seratus! Atau memang butuh waktu ga sebentar buat nulis 100 point itu? Yang jelas, sampai sekarang gw masih mikir-mikir juga tentang serangkaian mimpi gw itu.
Kisah Arai
"Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu." -Arai
Yay, like this banget! Gw suka Arai dan mimpinya! Tertantang untuk bisa seperti dia. Mimpinya tinggi, cukup bisa membuat orang berakal tertawa saking mustahilnya seorang Arai merealisasikan, tapi justru gw belajar berani menaruh mimpi yang tinggi, dengan tidak lupa ikhtiar mewujudkannya.
Aku ingin menuntut ilmu, di negeri lain, di Bumi ini.
Gw berharap point itu bisa tercoret dari list gw (oke, gw sudah memberitahu salah satu mimpi gw)
Sempat surut semangat dan optimisme gw tentang keberhasilan mewujudkan mimpi gw, tapi tertolong dengan melihat kehidupan Arai dan Ikal tentunya, Subhanallah mereka bisa! Gw harus bisa!
Ternyata hasrat berjuang masih mau berdamai bersama gw.
Oke, dengan mengucapkan Basmallah, "Bismillahirrohmaanirrohiim." GW MAU KEMBALI BERMIMPI dan GW MAU KEMBALI MENJADIKANNYA ITU SEBUAH KENYATAAN. Biar gw bisa melihat semua orang tersenyum dan gw bisa ikut tersenyum karenanya.
Untuk kalian, berani bermimpi? :D
Baca terus ya...
Sunday, 20 December 2009
You are near :')
Posting malem-malem, mungkin bisa sedikit membayar kangen gw sama anak sesame st.! Okay, ga beda jauh sama apa yang di POST NATAN. Gw kangen 9A!
Kehidupan SMA ini terlalu indah buat gw, sampe-sampe gw pun emang nyaman dengan hari-hari gw di SMA. But this afternoon, I opened my Friendster (ngegaul bentar) and saw this. Uhm. Yeah, nostalgia. Lagi.
Berhubung emang sebentar lagi tanggal 22 Desember 2009, dan SMPN 1 Bogor seperti biasa mengadakan ujian praktek seni khusus untuk kelas 3, gw ngerasa banget, ade tersayang gw, berada di posisi gw Januari lalu. Pagelaran emang salah satu moment yang paling gw kangenin dari 9A.
BUT. This is A BIG BUT.
Gw kangen sama semua hal yang terjadi di lantai 3 SMPN 1 Bogor! 2 Tahun kelas gw ga pindah, dari Da'Licious(8A) sampe Sesame ST.(9A) Itulah kenapa kenangan banyak banget terukir di sana, dan kalo gw kembali ke lantai 3 Spensa, yaaaaah hati dan pikiran gw menerawang ke masa-masa itu. Lagi.
Hem, ga bisa disebutin semua hal-hal apa aja yang suka gw kerjain di lantai 3 itu :') INDAH. INDAH BANGET.
Gw udah ngerasa satu aja sama kalian, dan tiga tahun, waktu yang ga sebentar, kita pisah sekarang pun gw masih suka berandai-andai, hey bisa ga ya kita benerbener satu sekolah lagi? Kalaupun jawabannya bisa, APAKAH KITA MASIH SAMA SEPERTI DULU?
9A gw kangen, 9A gw kangen, 9A GW KANGEEEEN! Udah banyak rencana kumpul lagi tapi selalu aja ga jadi, udah banyak rencana ketemuan tapi selalu aja ga lengkap. Sampai saat ini gw hanya bisa berharap, ada satu hari, di mana hari itu kita emang bener-bener bisa kumpul lagi :) Gw yakin ada.
Dan 22 Desember bisa jadi hari yang gw harapkan itu. Jujur, gw takut ga bisa kumpul, gw takut di hari itu gw ga bisa ketemu seperti yang kalian harepin, tapi gw mau, gw bakal usaha biar ketemu sama kalian. dan HEY, kita ketemu itu di hari pagelaran adik-adik kita :') di mana kita bisa nonton "lebih baik-nya" mereka dari kita dulu, atau....
kita lah yang akan bernostalgia 20 Januari 2009 UNFORGETTABLE itu?
Gw selalu dan terlalu sayang sama 9A, gw minta maaf, selama gw di SMA ini, gw ga bisa terus bareng2 kalian, tapi sungguh, di Smansa pun ga jarang gw 'holic' tentang kalian. Sensitif kalo ada sesuatu yang mirip dengan kejadian di lantai 3 tercinta dulu.
Dan hari ini, gw ngeliat kalian juga ngerasa apa yang gw rasa.
Nabila, kamu emang sekolah sendiri di sana, tapi aku seneng bil ngedenger Nabila yang berprestasi di SMA Presiden :') walaupun kamu jauh, kamu tetep keluarga kami, keluarga 9A :D
BOS Ari, gw rasa lu bahagia banget di 81 JKT, banyak temen-temen sepemikiran ya? dan super deh kalo emang lu jg bisa jadi unggulan di sana, tapi gw yakin kok, permainan khas lu "kalah=banjur" bakal lu kangenin, permainan sulap dan gitar lu di lantai 3 bakal lu kangenin :')
Atit, my herooooo, yes even you're not here, BUT YOU WILL. uh, actually YOU ARE ALWAYS HERE :D
Dan teman-teman 9A lainnya, kalian pasti punya kisah juga kan di SMA? Kuharap semuanya indah, dengan tetap 9A di hati kalian^^ kalo ketemu cerita-cerita yaaa:)
Pokoknya banyak banget memori bersama 9A, BANYAK BANGET.
Sampai 23 Juni 2009, perpisahan spensa pun diadakan. Gw masih ngerasain hangatnya kebersamaan 9A :') dan gw harap gw ngerasain itu terus :')